"mungkin gula selalu manis.
tapi tak jarang terasa pahit dilidahku."
kebersamaan memang selalu indah teman.. terutama ketika berjuang untuk memperjuangkan sesuatu, teman. sangat indah. tapi aku tak bisa menepiskan bahwa disana banyak ruang-ruang kosong lain yang harus kuisi. kuisi untuk memenuhi impian dan komitmen hidupku. tolonglah mengerti teman. saat ini aku sedang tidak berada diduniaku. aku terkurung ditengah tengah pagar kayu, namun berduri ditiap sisinya. begitu sulit untukku lari darinya, padahal itu hanya kayu yang dengan mudahnya kudorong saja untuk membukanya. namun.... ah, sudahlah.
begini saja, teman. aku tetap bertahan, namun ketika aku merasa butuh udara segar, tolong jangan tahan aku untuk tetap berada disana. biarlah aku menyapa sinar matahari bersama sekawanan burung, biarlah aku menegur ilalang yang menari bersama sahabat-sahabat yang lainnya. kumohon teman.
:)
welcome.............
semoga bermanfaat...^^
_salam sukses selalu :)
[mahasiswi STAIN ZAWIYAH COT KALA LANGSA]
semoga bermanfaat...^^
_salam sukses selalu :)
[mahasiswi STAIN ZAWIYAH COT KALA LANGSA]
Rabu, 26 November 2014
Happy Teacher's day
Diantara riuh ruangan
Birama sepatumu mampu melengangkan kebisingan
Hari itu kulihat engkau memboyong penggaris raksasa
Seingatku berwarna kuning
Kata teman-teman, itu senjatamu untuk mengatup mulut kami
yang menganga lebar
Tapi sekarang saya tau, benda itu bisa disebut media
mengajarmu
Sekarang saya lebih pintar kan ?
Dengan wibawa, engkau menyapa para jagoan
Seakan kau begitu yakin bahwa kami adalah prajurit siap aksi
Engkau pula yang pertama mengenalkan kata cita-cita
Agaknya waktu itu kami terlalu lancar melontarkan cita-cita
kami
Asal pula menyebutnya
Namun, lambat laun kami mulai mahir memaknakan cita-cita
Itu berkat engkau.
Engkau yang menyuap berbagai pengalaman, keahlian, ilmu
Para jagoan terkadang tak kenal lampu merah, lupa bahasa,
bertindak liar
Tapi engkau masih saja ramah
Engkaulah yang kusebut GURU.
Happy Teacher’s Day
Minggu, 09 November 2014
sepenggal sharing tentang jagoan neon
Jagoan Neon
Tentunya tak asing dengan kata
‘jagoan neon’ bukan ? yap, benar ! itu nama sebuah permen yang sekarang sudah
jarang muncul ke permukaan. Sebutan itu adalah panggilan untuk para anak didik
saya. Spesial. J permen
jagoan neon mampu mewarnai lidah-lidah menjadi warna warni, tapi jagoan neon
saya mampu memberi warna disetiap hari-hari kapanpun dan dimanapun. Mereka akan
menjadi pewarna untuk sekeliling mereka Insyaa Allah. Ini filosofinya, dan
menjadi doa juga. Hehe. Ya, kalian..para jagoan neon, ingat kata-kata ini kan..
“semua orang bisa melakukannya, tapi hanya orang-orang istimewa yang mau
melakukan”. Jadilah yang istimewa, karena kalian begitu sangat istimewa.
Siapakah mereka ?
Semester 7 adalah semester dimana
saya harus menjalani praktek pekerjaan lapangan (PPL). Dan saya ditempatkan di
SMA N 3 Langsa. Kurang lebih empat bulan saya beradaptasi, menjalin komunikasi
dengan para siswa, terasa sangat hangat. Saya bersama seorang teman yang
dibimbingan dengan pamong yang sama yaitu Pak Amir untuk mengajar di tiga kelas.
Kleas X.IPA 1 dan X.IPA2, dan ternyata beliau juga memberanikan kami untuk
diamanahi kelas 3, yaitu kelas XII.IPA6. Sekejap mereka menjadi sosok yang saya
rindukan. Sederhana saja, tingkah tingkah mereka mampu membuat saya tertawa
dalam situasi bagaimanapun. Saya akan menjabarkan beberapa kenangan bersama
mereka di postingan lain. Karena terlalu amat istimewa. Hehe. Mereka yang
berada diketiga kelas tersebut adalah para jagoan neon saya versi SMA 3. Ramai
juga jagoan neon saya bersama teman-teman BoE, mereka adala anak-anak panti
asuhan yang cerdas. Para jagoan neon versi sempoa SIP. Mereka itu cerdas
maksimal. Hehe. Wajar saja kan seorang guru meninggikan siswanya, ini bagian
dari doa.hehe. (jurus bela diri).
Terima
kasih untuk guru pamong saya yang senantiasa mendampingi saya selama
pembelajaran ini. Terima kasih untuk para guru yang tak bosan bosan menegur
kami ketika salah. Terima kasih untuk para siswa SMA 3 Langsa yang bermacam
ragam sehingga mampu memjadi pewarna adonan. Sebagian mereka yang tidak
bertatap muka dengan saya dipelajaran matematika, namun juga menjadi kenangan.
Kelas kalian yang bisa bernyanyi, beatbox, stand up comedy, ah.. kreatif kalian.
Kelas kalian yang bisa diajak bercanda dan tetap tegur sapa diluar sana. Kelas
kalian yang ributnya luar biasa sampai-sampai ada guru yang melambaikan
tangannya, hehe, tapi masih aman
terkendali dengan saya. Kelas kalian yang dihuni dengan cewek-cewek syantik dan
para laki-laki tamphan. Haha. Kalian seperti gulali, manis untuk dikenang. J
XII-A6
Kelas ini diketuai oleh Ilham dan
sekretaris Cindi. Kelas yang lumayan strategis. Terletak dilantai dua SMA 3,
dekat kamar mandi, dekat tangga, dan yang paling adem adalah kelas ini
tertutupi pohon rimbun, jadi kalau nangkring depan kelas gak ketauan dengan
guru kurikulum yang disana. Hehe.
Dua kali pertemuan, masing-masing
tiga jam membuat jenuh siswa kalau harus belajar total selama seratus tiga
puluh lima menit. belajar sambil bermain dan nonton bareng pun jadi solusi.
Pernah nonton bareng film hantu dikelas ini, ah.. seru walaupun saya sambil
tutup mata sebelah nontonnya.hehe
Saya kenalkan satu satu jagoan neon
kelas ini, mulai dari Ages yang nama
samarannya M. Ghazali. Agesz ini rumahnya tidak jauh dari rumah saya, tapi
kurang tau juga yang mana rumahnya. Kalau duduk biasanya dibelakang dan malas
nulis (ini memang penyakit yang selalu musiman : malas nulis). Ada Shintia, namanya hemat kan..hehe. ini
jagoan neon yang rajin, suara kecil sama kayak orangnya. Hehe. Samsul Kamal, jagoan neon yang pengen
jadi bisnismen ini keren dengan behelnya, dan bawaannya ceria. Like it. Siti Nurhajijah, belum naik haji tapi
namanya udah minjam gelarnya pak haji. Hehe. Jagoan neon yang ini bercita-cita
jadi dokter. Amin.. Fazirah hanum,
jagoan neon yang ini pernah hampir nambrakan dengan saya, nekatnya dia lawan
arus dijalan. Haha. Hanum..hanum.. siswa yang ini pernah empat pertemuan tak
masuk karena mudik. Rumahnya juga dekat dengan rumah saya ;) . Qudsyi Annisa Nurkasfi, dari awal masuk
saya sangat tertarik dengan nama ini, sudah dua kali saya tanyakan apa arti
namanya, tapi dia tetap tidak tau -__-“, jagoan neon ini duduknya didepan
pojok, kalau saya perhatikan, hobinya olahraga, dia suka main volly J.
Suherman,
dua hari yang lalu jagoan neon ini ulang tahun. Semoga jadi pribadi yang smakin
hari semakin lebih baik ya Herman..amin. jagoan neon yang ini pingin jadi
penyanyi. Duduknya dibelakang. Suka digangguin sama kawan-kawan sekelas,
mungkin karena Herman ini imut-imut bawaannya.hehe. Zahara, zahara ini mirip dengan teman yang duduk dibelakangnya, Sri Mauliza. Mereka berdua ini punya
suara yang serak becek banjir gitu. Sri mauliza ini biasa dipanggil Liza. Dia
suka matematik (kalau saya perhatikan), Cuma karakternya itu sering beradu
bingung dengan saya. Maksudnya sering sama-sama bingung kalau beda jawaban.
hehe. Devi Rahayu, jagoan neon ini
cita-citanya jadi guru. Semoga terwujud amin :D. Putri dan Putri Mahdalena dan Putri
Muliani, namanya sama, jadinya putri, putri kuadrat, dan putri kubik. Satu
dari ketiganya ada yang mirip arab, tapi selalu aja tetukar. L Khairi Jannah, hmm, duduk pas didepan muka saya, tapi bisa bisanya
juga ngoceh gak pake jeda dengan sekawanan. Luar biasa memang nana. Dan
kebiasaannya, saya mau masuk...”buk, permisi bentar ya..bentaaaar aja buuk”.
Kadang saya tak tega untuk tak izinkan, karena nana ini bawaannya memang lapar
mulu. -__-“ . lanjut... Titi Kurnian
Asyiah, titi ini yang paling khas adalah ketawanya. Kalau belajar jarang
kali fokus, adaaa aja yang dikerjainnya. Liat ke jalan lah.. padahal entah apa
yang diliat disana. :D Intan Haji Hasna,
Tri Ramadhani, ini komplotan dengan nana. Kalau udah ada topik pembahasan,
sepanjang jalan kenanga tak berenti-berenti.
Asep Yana, salah satu
cita-citanya adalah jadi koki. Jagoan neon yang ini rajin, duduknya bareng
Dwiki. Salah satu hobinya menggambar khususnya untuk design. Hasilnya keren,
saya suka. Kalau Asep bingung dengan materi, saya susah. Apalagi kalau jagoan
neon yang ini lagi badmood, saya bingung pake jurus apa untuk mengembalikan
ionnya yang hilang, hehe. Dan kalau Asep silap ngerjain tugas, emmh, setengah
kelas ikutan silap. -__-“. Prista Cindi
navera, jagoan neon yang ini suka nulis, suka main voly juga. Cantik pula..
pas.. Mirza Mahayasa Siregar, diawal
masuk kelas ini mata saya tertuju pada jam yang mirza pake. ‘merah’. Helmnya
juga merah. Atau jangan-jangan jagoan neon yang ini juga pencinta merah.. :o
sepertinya iya.. mirza ini biasa tampil rapi, dan laki banget. Cita-citanya
sama dengan si adeg, M. Aougust
Tribuana, sama-sama pengen jadi polisi. Ogus ini punya kembaran dikelas yang berbeda, awalnya saya tak bisa
bedakan mereka, tapi seiring dengan perkembangan zaman saya bisa bedakan mana
adeg mana abangnya. Jagoan neon yang ini duduknya didekat jendela, kalau perlu
rol, dia naik ke atas bangku dan tangannya meraba keatas jerjak jendela,
daaan..ternyata itu tempat penyimpanan rol -__-“. Cerdasnya adeg ini. Oke,
lanjuttt.. Intan Rianti, jagoan neon
yang ini pinginnya jadi guru.. cocoknya jadi guru biologi, hehe. Megawati, jagoan neon yang ini lucu,
duduknya paling belakang, kalo nyatat paling cepat. Ntar kalo ditanyain, “mega
mana yang gak ngerti ?”, dia jawab “semuanya buk..”, haha. Tapi rajinnya itu
top. Duduk dibelakang tak menghalangi mega untuk nyatat lebih cepat dari
kawan-kawannya. Tri Utari Handayu,
jagoan neon yang ini kalau gak bisa ngerjain pr susah kepayang dia. Tapi selalu
usaha nyari sendiri kalau ada tugas (y). Nadya
Chairani, ini sekawanan dengan mega dan tari, yang cita-citanya jadi orang
sukses. Suci Agesti, jagoan neon
yang ini sama seperti siti yang pingin jadi dokter. (y). Hardiansyah, biasanya dipanggil Opak dengan kawan-kawan, tinggalnya
lumayan jauh dari sekola, tapi ini anak rajin. Ekspresinya datar, saya belum
pernah liat jagoan neon yang ini ketawa lepas. Saya tunggu ya Dian..:) M. Rofiq Amanillah, jagoan neon yang
ini khas dengan rambutnya. Dia pernah dapat nilai 100 untuk pr, nilai tertinggi
diantara kawanannya. (y) hehe. Rahmad
Maulana, diawal pertemuan saya tertarik dengan jagoan neon yang ini,
ekspresinya lucu, calon presiden ;) , Rahmad ini suka menggambar, saya ada
stiker hasil grafitinya, keren. Cuma sering tidak hadir jam saya, entah kemana
dia perginya. ‘Rahmad, mainkan terus goresan-goresannya.. ‘
Aziz
Satriya Liwangsa, ini jagoan neon yang aktifnya maksimal dikelas XII.A
6. Hobi nyanyi membuat anak satu ini tak bisa diam. Cita-citanya adalah menjadi
dokter, tapi kalau iseng luar biasa saya agak sanksi ni anak jadi dokter.
Bayangkan saja kalau asal-asal suntik pasien, terus pasiennya kesakitan,eh Aziz
malah ketawa-ketawa. Bahaya. :D Taufik
Kinandar, didepan saya selalu tampil kalem. Ini juga siswa yang males
nulis. Harus saya berdiri disampingnya baru nyarik pulpen. Dwiki Aditya Utama, ini jagoan neon paling ramah. Duduknya bareng
Asep, dan hasil ramalan saya mengatakan dwiki adalah anak kedua. Hehe. M. Andre Fayuri, jagoan neon yang
lumayan rajin dan lebih sering asyik dengan kesibukannya sendiri. M. Iqbal, calon pilot masa depan.
Jagoan neon yang ini suka senyum, sama kayak Ryan Juniansyah, awalnya saya sering terbalik Iqbal dan Ryan.
Karena muka Iqbal itu cocoknya namanya Ryan.hehe. Ryan ini selalu rapi
rambutnya. Saya khawatir kalau perjalanan jauh dan gak pake helm, trus
rambutnya berantakan, akan mengurangi ketamfanannya. Saya tak ingin itu
terjadi. Andriansyah, tak banyak
bicara, stay cool, yaa dia orangnya.hehe. Fahrul
Reza, reza ini mengingatkan saya dengan kawan kecil saya. Nama Fahrurrozi,
panggilannya roji, mukanya lumayan mirip dengan reza. Suaranya juga sama-sama
khas. Mungkin kalau nyanyi mirip dengan suara Aril.hehe. M.Ilham, ketua kelas yang sering sok serius mukanya, padahal itu
tak benar. Suaranya yang pas untuk kapasitas ketua kelas dan dengan behelnya,
maka tamfanlah seorang Ilham. J
Aldy
Himatullah, jagoan neon yang sudah pernah buat perjanjian dikertas karena
tak buat pr adalah Aldy. Siswa ini sering diganggu dengan teman-temannya karena
memang datar ekspresinya. Aldy..aldy.. Anjas,
mukanya tu iseng, suka nyeleneh. :D Asyura,
jagoan neon yang ini manis, kayaknya kesiram gula.hehe. kalo lagi cerita
gak kenal kata ‘stop’, habis suara saya didepan dia juga abis suara cerita
dibangkunya.-__-“. Cut Aska Humaira,
Aska ini ada sisi miripnya dengan Asyura. Sama-sama manis. Kalau Asyura kesiram
gula, mungkin Aska kesiram madu :D. M.Yudha
Setiawan, anak paskib dengan postur badan yang dua kali lipat dari saya
selalu punya cerita dan informasi untuk saya. :D dan tidak pernah berpisah
dengan tulang rusuknya, Rahmad Furqan,
jagoan neon ini punya kemampuan, Cuma kadang lalai bersenda gurau dengan
sahabatnya. Kalau dua jagoan neon ini tak berenti-berenti bercerita, hanya ada
dua pilihan “kalian diam atau saya ceraikan”, dan mereka memilih untuk diam.
Bagus.hehe. Nanda Afrilita, saya
sering terbalik antara sintia dan nanda, karena sama-sama kalem hehe. Riski Aulia, sering dipanggil Bowo.
Bowo ini bawaan badannya iseng, gak menetap duduknya. Kalau bosan suka tidur,
padahal kalau disimak, cepat nangkap pelajaran. Otak kiri dan kanannya
(mungkin) seimbang. Tampangnya jadi serius dan berubah jadi kalem Cuma waktu
berada di arena upacara. :D Sintia
Ramadhani, jagoan neon ini keseringan laper, saya jadi heran. Badannya
bagus, suaranya serak becek, tapi kalau minta permisi, pasti pasang muka
jelek.-__-.
dua kelas lagi akan segera menyusul :)
dua kelas lagi akan segera menyusul :)
Kamis, 02 Oktober 2014
21 Fakta [unik] Tentang Saya
Kali ini temanya “Bongkar”.. bongkar Fakta unik Tentang
Saya. Gak mau kalah dengan Cek Zatin (cek Tin) dan Bang Hijrah Saputra, jadi
harus bongkar fakta juga nih. Hehe. Tinggal menghitung hari umurku menginjak
kepala dua dan ekor satu. Jadi biar nampak udah dewasa gimana gitu, kira manis
lah, ungkap 21 fakta tentang saya. J
1.
Abi dan mamak tentu
gak nyesal deh punya anak (yang cakep & kece) kayak saya. Apa lagi dengan
nama Sarah. Kata abi, Sarah itu
berasal dari bahasa Ibrani yang artinya ceria. Dan karena nama sarah super
hemat, jadi ditambah nama abi dibelakangnya, jadilah Sarah Zulkarnaini.
2.
Terlahir sebagai
anak sulung dan cucu pertama dari kedua belah pihak orang tua. Jadi, waktu
kecil itu, saya dibawah tangan para orang tua,yaitu Nenek, abucik, abua,
paklek, mucut, pakcek, oom-oom dan tante-tante. Haha. Setelah berumur 4thn,
baru deh punya adek yang jadi kawan dan lawan disetiap waktu.hehe. namanya
Ahmad Anis Zulkarnaini.
3.
Saya ini peyempuan
pencinta warna merah. Red Girl. Kalo udah ngeliat warna merah,,,emm emm mata
jadi gak ngelirik yang lain (entah iya tu.hehe). jadi gampang aja kalo mau
narik perhatian saya, pake serba serbi merah aja. Hampir rata barang saya
berwarna merah, kamar berwarna merah dan baju yang lagi saya pakai ini juga
warna merah. Hehe. Ngomong-ngomong tentang warna, dulu itu saya paling anti
dengan warna merah jambu alias pink, tapi lambat laun, mamak tercinta jadi hobi
beliin warna pink untuk saya (entah kenapa), yah.. mau tak mau pink mulai
mengisi hari-hari merah saya. Lumayan terkontaminasi sih. Tapi tak apa J
4.
Saya ini peyempuan
yang favorit banget dengan angka 7 dan huruf X. Jadi jangan heran kalau
terkadang terselip lambang X7 dipekarangan hidup saya. Alasannya ? emm, angka 7
dan huruf x itu terkesan keren (menurut saya). Ingaat..ini mennurut saya.
5.
Saya ini peyempuan yang
lumayan fanatik dengan Jepang, apapun tentang Jepang. :D Sedikit cerita, dulu
waktu masih SD, saya punya buku panduan belajar bahasa jepang, pulang sekolah,
saya mulai menyusun boneka-boneka dan bantal guling diruang tamu, kemudian dengan
gaya guru senior, saya berkoar-koar mengajarkan para makhluk tak bernyawa itu
bahasa jepang. Padahal saya sendiri tak bisa sama sekali, tapi saya PD aja
mengajarkan kosa kata dan percakapan-percakapannya. Jadi gak heran kalau
sekarang saya jadi cek gu. Cuma sekarang udah elit, cek gunya makhluk
bernyawa.hehe
6.
Koala adalah
binatang yang paling seksi menurut saya. Binatang yang terkenal di Australia
ini menjadi binatang kesukaan saya, walaupun saya tak pernah lihat aslinya. Pintu
kamar saya dijaga oleh gantungan berbentuk koala.hehe. saya punya boneka koala bertopi
koboy yang panjangnya satu setengah jengkal, tapi hancur dibawa tsunami. Sayang
sekali dia. Semoga saya punya kesempatan berjumpa dengan aslinya.amin.hehe
7.
Saya adalah
pencinta pelajaran kesenian dan matematika ketika SD. dan pelajaran yang paling
anti waktu SD itu adalah pelajaran MULOK, yang di Sdku itu muloknya bahasa
daerah. Saya pernah dimarahi dengan guru bahasa daerah saya karena buat kalimat
“bapak nyan tohek (toh ek maksudnya)
bak kandang lemo (leumo)”. Spontan
beliau tanya pada saya “ kenapa kalimatnya begini ?! ganti !”. mungkin beliau
tersinggung ya.. entah lah.padahal saya tak bermaksud untuk bapak kok.. -__-
8.
SD sampai SMP kelas
3, saya ada mengaji di TPA. Waktu saya kelas 4 (ntah) 5 SD, TPA buat festival
dengan berbagai perlombaan. Tanpa pikir panjang, rata perlombaan saya daftar, mulai
dari mewarnai, baca puisi, hafalan doa sehari-hari, cerdas cermat, (dll) sampai
dengan lomba pidato saya libas. Sampai dirumah, saya tanya dengan abi, “abi,
pidato tu gimana bi ?” itu tandanya saya tak tau sama sekali tentang pidato. Ketika
abi jelaskan, saya menangis karena tak membayangkan lomba itu yang akan saya
ikuti. Wiihh, gak tidur. Besoknya, saya jumpai ustad untuk mengundurkan diri,
ehh, ustad malah gak kasih dan meyakinkan kalo saya pasti bisa. Singkat cerita,
saya ikut perlombaan dengan bantuan latihan dari abi dan mamak, juara satu
berhasil saya raih pada beberapa perlombaan, termasuk pidato, meskipun waktu
itu saya peserta termuda. Ciee ciee, plis jangan nyerngit dahi,J
9.
Waktu kecil, saya naek
pespa biru dengan abi ke laut. Bahagianya itu terasa setiap saya membayangkan
posisi berdiri saya didepan abi sambil memandangi setiap pemandangan kanan dan
kiri menuju pantai. Jujur, itu kendaraan yang paling antik dihati.
10.
Waktu SD, dua tahun
jadi ketua kelas. Heran juga, kok bisa jad ketua kelas ya. tapi herannya itu
baru sadar sekarang.
11.
Awal karir di MTsN,
saya masuk kelas inti, berhubung suatu hal dan lain hal, karir saya bermain di kelas regulr. Tapi, karena
perpindahan kelas itulah saya jadi punya banyak kawan. Plis jangan bantah ! ini
untuk menghibur diri.
12.
Pas MTsN, saya
tertarik dengan osis kesenian yang lumayan eksis waktu itu, saya pun ikut seleksi.
Semua tantangan saya libas, akhirnya nama saya terpajang sebagai anggota baru
osis kesenian dengan nilai seleksi tertinggi. Rasanya gimana gitu. Padahal menurut
orang sih biasa ajaa keles -__-
13.
Waktu MTsN, ada
kawan pindahan dari pesantren, dia masih kebawa suasana pesantrennya. Jadi kalo
ngomong tu, pake kata-kata ana anti anta. Saya jengkel sendiri dengan si kawan
waktu itu (ingat! Waktu ituu), asli, saya terus ngejek dia si ana.. ana,, jajan
yok.. ana.. pigi yok.. (mungkin) dia sedih ya..hehe. dan ternyata tamat MTsN,
saya malah yang masuk pesantren. Ini FAKTA UNIK atas sikap saya pada si
kawan. tapi sampai sekarang kita masih berkomunikasi dan dekat kok. Artinya dia
bukan pendendam haha.
14.
Setelah besar di
Banda Aceh, saya melanjutkan aliah (sekolah menengah akhir) di pesantren modern
Langsa. Karena ikut orang tua yang harus pindah. Saya tak tau tentang
pesantren, tak terbayang pesantren itu tinggal diasrama dan tak pulang-pulang (kayak
bang toyib). Sedikit histeris untuk hari-hari awal diasrama. Kebiasaan dan
style tidak bisa seperti yang biasanya, namun lama kelamaan justru lebih nyaman
dengan kehidupan asrama.
15.
Aliah, saya pernah ikot
fashion show antar kelas. Saya aja heran
luar biasa kalo ingat sekarang. Emm, jadi, waktu itu kawan-kawan yang lumayan
punya face (bukan berati saya ggak ada tampang ya !) pada gak mau ikutan,
alasannya gak bisa, gak berani, jadi saya sebagai volunteer dengan sekian
persen keberanian turun tangan untuk mewakili kelas. Tak disangka sangka, saya
bisa sePD itu. Sudahlah, lupakan, terlalu kiban menan kalau diingat..
16.
Waktu kelas 3 aliah
pernah ikut lomba telling story bahasa inggris, teman baik saya (nama gaulnya
rauzah, nama aslinya rodah, dan panggilan sayang saya, roro), ikut yang bahasa
arab. Kami berniat tak ikut setela daftar, namun ternyata malam hari lomba,
kami dinyatakan ‘wajib’ ikut. Aihh,,, malam itu saya dan rodah bergadang untuk
belajar teks itu. Luar biasa perjuangan dalam semalam. Haha. Namun tak ada yang
sia-sia. Juara berpihak pada saya dan rodah J
17.
Masih cerita di
aliah, Saya pernah tidur dikelas, dibalik kitab tafsir Al-Quran. Dan ternyata
syeikh dari Mesir yang mengajarkan kitab itu, mengenali saya.. tiidaaakk..
laporan kejadian ini pun sampai ketelinga abi. haha.
18.
Saya pernah
mendapat nilai merah untuk pelajaran fisika pas kelas 2 aliah, tapi ada
beberapa teman juga yang bernasib sama dengan saya. Jadi saya tak sendirian. Ini
juga jurus menghibur diri.haha
19.
Pernah dimarahi abi
karena main PS sampek lalai shalat magrib. PS pun tak layak main lagi alias
henk karena sebuah benturan, dan kemudian disita. Sampai pada akhirnya saya
lumayan lupa tentang permainan favorit saya, gitar hero. Jangankan permainannya,
wujud PS nya pun lupa. *soksok. haha
20.
Suka nulis sejak
mengenal sang guru mahakarya (julukan). J
21.
Taun 2014 ini
banyak kali perubahan. Banyaaak..banyaak..terasa. dan mudah-mudahan perubahan
ke arah yang lebih baik.amin.
Mulai meniti perjalanan bisnis TIS Craft dengan dua rekan istimewa saya, perjalnan sosial dengan Upioneer, keluarga BoE, perjalanan menjadi guru.. menjadi mahasiswa sungguhan, dan paling istimewa itu punya banyak jagoan neon alias siswa. :D yey.
Stop..... kalo gak di Stop, meluber-luber ni fakta uniknya
:D
enough. J
enough. J
Rabu, 01 Oktober 2014
puisi karya wahyu (jagoan neon versi 'Taman Harapan')
Puisi untuk kak Sarah
Kak sarah, kakak adalah
seorang wanita yang baik, ramah dan cantik,
Tanpa kakak minggu-minggu
kami tiada artinya apapun.
Engkau adalah seorang yang
mulia yang hatinya suci dan baik
Bersama teman-teman kakak,
kakak mengajari kami sampai bisa
Terima kasih kak sarah,
kami dari panti asuhan berterima kasih atas pelajaran yang kakak berikan
Thanks you
By : M. Wahyu
Malaikat Pelindung
Wahai malaikat pelindung,
engkau datang menolongku dalam kesusahan sekarat
Dan engkau penolong batinku.
Aku ingin mengenalmu tapi
engkau datang pergi dengan tak terlihat
Sungguh engkau malaikat
pelindungku, terimakasih wahai malaikat pelindung
By : M. Wahyu
Sabtu, 27 September 2014
untuk guru mahakaryaku
untuk seseorang yang menjadi inspirasi dalam diamku..
tetaplah berdiri ditempat semula
berbuatlah yang selalu bisa memporak porandakan imajinasiku
bergeraklah diluar jalur, agar aku tak takut menyebrang porosmu
karena aku mengikuti jejak kakimu
salam..guru mahakarya ku -
Rabu, 24 September 2014
"siswa" menjadi topik dimalam kamisku :D
Hai pena yang manis, malam ini laptop mungil berwarna hijau muda menarik saraf-sarafku
untuk menyentuhnya. Maaf malam ini aku tak berpihak padamu, pena mungil. J
Didepan layar berukuran 10 x 12cm ini aku termenung sesat. Mereka-reka
apa yang akan tertulis disana. Alhasil, terlintas wajah-wajah penuh semangat
yang samar-samar, namun aku bisa pastikan itu wajah para siswa yang belakangan
ini menjadi alasanku untuk tersenyum dan tertawa tak kenal tempat. Menjadi pelepas
gerah panasnya matahari. Yap, Mereka tak semuanya berprestasi, tapi jelas
mereka punya kecerdasan. Mereka tak semuanya patuh, tapi yang jelas sebagian
besar mereka adalah orang sukses masa depan. Mereka tak semuanya rajin, tapi
yang jelas mereka semua kreatif. Sekilas kuutarakan mereka yang menjadi warna warni
langkahku. Cukup. Tak boleh terlalu membluber, toh ini cuma ‘lisan’, alias
Lintas tuliSan.
***
Mereka
ibarat benang yang membaluti benda berbentuk tabung tak beralas dan tak pula
bertutup. Saling membelit. Mungkin benda itu tercekik. Namun, kita (red:benang
dan sang benda) bersatu (didalam ruang
berbentuk persegi, yang sering disebut kelas). Tak peduli sakitkah itu. Benda tak
bernama ingin sebuah pengakuan. Namun, jauh dari harapan, sebagian kecil yang
mengakuinya. Benda asing tak bergelar ini berputar dimuka mesin jahit hanya agar
sang benang bermanfaat, menjadi pakaian yang indah. Ketika digunakan dan
menjadi benda yang penuh manfaat, lantas pernahkah sang benang menanyakan apa
nama benda yang rela berputar-putar untuknya ?. sebagian kecil mungkin akan menjawab
“ya, tentu akan kutanyakan apa nama benda tersebut”. Namun sebagian besar
menolehpun tak sempat. Mungkin amnesia sedang menyerang. []
Hidup
ini memang cinema tak kenal ending. Para pemain berusaha memainkan perannya
dengan profesional. Namun kebanyakan mereka lupa, siapa yang mengajarkan mereka
menyebut huruf “a”, sehingga mereka mampu menghafal text berlembar-lembar. Mereka
sering lupa siapa yang mengenalkan mereka angka “1”, sehingga mereka paham
betul harus berakting ketika disebut satu..dua..tiga..action. hmm, tak hanya
mereka, namun juga ‘kita’. []
***
pengalaman menjadi penyangga. Tak luput dari rasa
jenuh yang mencolek, sesekali aku ingin duduk saja didepan kelas memandangi gerak
gerik, juga celotehan asal mereka, ya..mereka..para siswa yang ibarat benang,
benang yang akan menjadi pakaian indah dimasa depan. Dan kita semua adalah
pemain yang berusaha akting dengan profesional dilayar kaca kehidupan. Kita semua
punya guru, guru yang sering kita lupakan perannya. :’)
Saleum takzim ulon tuan keu mandum gure long..
Langganan:
Postingan (Atom)